Capaian Kinerja Luar Biasa, Bupati Yuni Apresiasi Kerja Keras Inspektorat Kabupaten Sragen
SRAGEN - Dalam rangka mewujudkan penyelenggaraan tata kelola pemerintahan di Kabupaten Sragen yang lebih bersih, transparan, dan akuntabel, Rapat Dinas Gelar Pengawasan Daerah (LARWASDA) Tahun 2024 dilaksanakan di Gedung Kartini pada Rabu (4/12/2024).
Kegiatan yang digelar oleh Pemerintah melalui Inspektorat Kabupaten Sragen tersebut diikuti oleh 185 peserta dari Kepala OPD, RSUD, BUMD, dan Bagian, Koordinator Wilayah (KORWIL) Dinas Pendidikan, perwakilan dari Puskesmas, Camat, serta Lurah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sragen berikut Inspektur se-Solo Raya.
Dengan tema “Optimalisasi Upaya Pencegahan Korupsi menuju Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih dan Terpercaya”, Inspektur Kabupaten Sragen, Badrus Samsi Darusi, menyampaikan bahwa tema tersebut mengandung makna yang mendalam mengenai komitmen dan niat dalam diri setiap elemen di Kabupaten Sragen untuk berintegritas dan profesional.
Dirinya memaparkan tindak lanjut hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Perwakilan Provinsi Jawa Tengah (JATENG) selama kurun waktu tahun 2023 semester kedua hingga tahun 2024 semester pertama mencapai poin 99,05%.
“Adapun realisasi program kerja pengawasan tahunan Inspektorat Kabupaten Sragen di tahun 2023 sejumlah 327 dan di semester pertama tahun 2024 sejumlah 143.” jabarnya.
Selain itu turut diuraikannya penanganan aduan Inspektorat Daerah Kabupaten Sragen yang telah diselesaikan melalui audit investigasi di tahun 2023 sebanyak 13 aduan dan di semester 1 tahun 2024 sebanyak 7 aduan.
Inspektur Kabupaten Sragen juga merinci beberapa capaian kinerja dalam upaya pencegahan korupsi berdasarkan hasil pengawasan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) di antaranya kapabilitas APIP dan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) level 3, serta poin 95 dalam Monitoring Center for Prevention Komisi Pemberantasan Korupsi (MCP KPK).
“Berkat kinerja hebat dari DPMPTSP, Kabupaten Sragen mendapatkan predikat terbaik Wilayah Bebas Korupsi.” ujarnya.
Tidak hanya itu, Kabupaten Sragen juga meraih skor 80,79 dari Satuan Pengawas Intern (SPI), 65,52 dalam Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), dan 2,87 dalam Indeks Efektivitas Pengendalian Korupsi (IEPK).
Sambutan diberikan oleh Bupati Sragen, dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati, yang didampingi oleh Wakil Bupati Sragen H. Suroto dan Sekretaris Daerah dr. Hargiyanto beserta jajarannya, serta Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Sragen Utami Dewi Masithoh.
“Apa yang disampaikan oleh Inspektur adalah sebuah capaian yang sudah sangat maksimal.” ucapnya.
Bupati Yuni menceritakan paparannya untuk Kementerian Dalam Negeri (KEMENDAGRI) mengenai kinerja Kabupaten Sragen tahun 2024 yang memenuhi 3 faktor yaitu daya saing daerah, pelayanan publik, dan sektor kesejahteraan rakyat.
“Dalam sesi wawancara dengan salah satu redaktur majalah tempo, mereka memberikan apresiasi atas capaian Kabupaten Sragen yang sangat luar biasa.” sambungnya.
Disampaikannya satu hal yang menjadi sorotan adalah angka kemiskinan di Kabupaten Sragen yang masih terbilang tinggi, meskipun terhitung sejak awal Bupati Yuni menjabat telah digelontorkan anggaran mencapai Rp 700 milyar untuk penanggulangan kemiskinan.
“Ada beberapa catatan yang perlu kita tindak lanjuti agar Kabupaten Sragen dapat berbenah diri, untuk mendukung pemimpin Sragen yang baru ke depannya.” katanya.
Ia menyebutkan perolehan opini WTP dari BPK RI untuk Kabupaten Sragen 9 kali berturut-turut bukanlah hal yang mudah, upaya dalam meraihnya harus dibarengi dengan usaha kuat untuk mempertahankan.
“Harapannya ke depan, setiap program yang dibuat jangan sekedar memprioritaskan outputnya saja. Kita harus memikirkan outcome, benefit, dan manfaatnya untuk masyarakat.” pesannya.
Bupati Sragen juga mengucapkan terima kasih kepada Inspektur dan beserta jajarannya dari Inspektorat Kabupaten Sragen yang telah bekerja secara maksimal dan melaksanakan tugas dengan luar biasa.
Pada kesempatan tersebut dilaksanakan Talk Show yang diisi oleh Kepala Subauditoriat Provinsi Jateng II BPK RI Provinsi Jateng Argo Waskito, Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Jateng Tri Handoyo, dan Inspektur Pembantu Bidang Pengawasan Akuntabilitas Keuangan Daerah Inspektorat Provinsi Jateng Soemarijono.
Penulis : Rindah_Diskominfo
Editor : Yuli_Diskominfo
List Comment